5 Strategi Pemasaran Perumahan Yang Tepat Sasaran

5 Strategi Pemasaran Perumahan Yang Tepat Sasaran



Agar anda jadi marketing property sukses dibutuhkan berbagai hal, salah satunya adalah menyusun program marketing yang tepat sasaran. Seorang marketing harus memahami strategi pemasaran perumahan kepada pangsa pasar yang dituju.

Cari tahu dorongan dalam membeli sebuah rumah, juga ketahui cara fikir dalam membeli rumah serta paling penting adalah ketahui kemampuan mereka dalam menyediakan uang muka dan cicilan. 

Umumnya pada masyarakat kalangan bawah, mereka membeli dengan menggunakan cara dicicil, khususnya dengan memanfaatkan fasilitas kredit bank dalam bentuk Kredit Pemilikan Rumah.

Umumnya pada masyarakat di kalangan bawah ada yang bisa membayar cicilan dengan produk yang diinginkan namun dalam hal menyediakan uang muka mereka kesulitan. Seorang marketing diharuskan pandai strategi pemasaran perumahan sehingga tepat sasaran untuk dapat menjaring banyak konsumen yang berpendapatan rendah.

5 Strategi Pemasaran Perumahan Yang Tepat Sasaran

Strategi Pemasaran Perumahan Jitu

Berikut ini lima strategi pemasaran perumahan yang tepat:

1.Manfaatkan media promosi yang cukup efektif

Melakukan promosi melalui beberapa media dan kegiatan yang familiar di lingkungan masyarakat. Anda juga bisa melakukannya melalui iklan di media massa seperti koran, tabloid, majalah serta radio.

2. Produk Berkualitas

Sebaiknya perhatikan kebersihan lingkungan sekitar, faktor pencahayaan serta pemandangan alam di sekelilingnya, kelengkapan legal document (sertifikat dan izin mendirikan bangunan), serta jaminan kenyamanan dan keamanan bagi para penghuninya.

3. Strategi Open House

Strategi open house bisa dilakukan untuk menciptakan kepercayaan kepada konsumen. Konsumen properti umumnya tertarik mengunjungi langsung lokasi hunian yang ditawarkan sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk membeli produk tersebut.

4. Pasarkan secara online

Saat ini, bisnis properti online mulai banyak peminatnya. Anda bisa mempromosikan produk Anda, dengan cara pasang iklan baris juga banner pada portal properti misalnya di Rumah (dot)com, berbagi informasi mengenai perkembangan bisnis properti di forum-forum online.
Pada saat ini pemasaran online banyak dilakukan karena hampir semua orang melakukan pencarian properti via online, kendati dalam transaksi masih menggunakan cara konvensional.

5. Jam Layanan yang Fleksibel

Atur waktu transaksi yang fleksibel kepada para peminat properti Anda, karena bisa saja mereka tak memiliki banyak waktu senggang. Dahulukan kepentingan calon pembeli dengan bersedia melakukan transaksi kapan saja.

Strategi pemasaran perumahan untuk masyarakat menengah ke atas

Lain halnya bila produk perumahan bagi masyarakat kalangan menengah atas, psikologis mereka tentu harus dipahami yang tentu saja berbeda cara fikir mereka dalam membeli rumah dengan masyarakat berpendapatan rendah. Masyarakat kalangan menengah ke atas biasanya tidak memikirkan perbedaan harga.

Karena mereka bisa saja menerima produk yang menurut mereka unggul tanpa memikirkan harga yang mereka bayar. Hal penting untuk mereka yaitu merasa puas pada barang yang dibeli, namun masih pada koridor yang masuk akal.

Satu hal penting tidak boleh dilupakan pada saat memasarkan property yaitu pemasaran perlu biaya agar menunjang program yang disusun. Anggaran perlu disesuaikan pada pola marketing yang akan dijalankan juga target market tujuan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk berpromosi, seperti berpromosi secara konvensional seperti menyebarkan brosur, membuat pameran atau mengikuti event pameran properti, berpromosi di media cetak atau daring atau internet. 

Satu hal yang pasti adalah kegiatan pemasaran selalu membutuhkan biaya. Semakin tinggi segmentasi pasar yang dibidik akan berbanding lurus dengan kebutuhan biaya promosi yang dibutuhkan. Jika akan menyasar kalangan menengah ke atas, maka penting untuk menyusun pola marketing elegan yang tentu saja dengan biaya lebih mahal.

0 Response to "5 Strategi Pemasaran Perumahan Yang Tepat Sasaran"

Posting Komentar